Selasa, 14 Maret 2017

CONTOH MEMBUAT USAHA + MENYAJIKAN LAPORAN KEUANGAN USAHA

BAB I
PENDAHULUAN

1.       LATAR BELAKANG PERUSAHAAN
Sejak tahun 2014  Perusahaan Krenyes membuat suatu produk yang berbasis di kelautan yaitu  SOTONG GURIH karena Indonesia merupakan negara kepulauan yang sebagian besar luas wilayahnya merupakan perairan. Sotong merupakan salah satu hasil perikanan yang  banyak dihasilkan di Indonesia dan merupakan sumber protein hewani yang  banyak dikonsumsi masyarakat. Sotong mudah didapat dengan harga yang relatif murah sehingga dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat. Kandungan  protein yang tinggi pada ikan dan kadar lemak yang rendah sangat bermanfaat  bagi kesehatan tubuh manusia. Karena manfaat yang tinggi tersebut banyak orang mengkonsumsi Sotong.

Proses tersebut usaha peningkatan produksi perikanan akan menjadi sia-sia karena tidak bisa dimanfaatkan dengan baik. Pada dasarnya usaha pengawaetan ini adalah untuk mengurangi kadar air yang tinggi di tubuh ikan. Terdapat bermacam-macam usaha pengawetan Sotong dari usaha tradisional sampai usaha modern. Usaha pengawetan Sotong dilakukan melalui  penggaraman, pengeringan, pemindangan, perasapan, dan peragian. Hasil dari usaha-usaha pengawetan tersebut sangat tergantung 'proses  pengawetannya. Untuk mendapatkan mutu terbaik dari proses awetan ikan dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan bahan dan alat digunakan, termasuk ikan yang benar-benar masih segar dan garam yang bersih. Usaha pengawetan Sotong tidak hanya sebatas pada pengolahan menjadi lauk yang masih berbentuk sotong tetapi juga pengolahan menjadi bentuk lain setelah dicampur dengan bahan-bahan lain.




1. LATAR BELAKANG PRODUK SOTONG GURIH
            Sebagai salah satu provinsi kepulauan, Kepualauan Riau terdiri atas 96%  lautan. Kondisi ini sangat mendukung bagi pengembangan usaha budidaya perikanan mulai usaha pembenihan sampai pemanfaatan teknologi budidaya  maupun penangkapan.
            Cumi-cumi merupakan salah satu dari hasil perikanan yang banyak di Tanjungpinang. Di Indonesia, cumi-cumi dikenal dengan beberapa istilah, seperti enus, nus, sotong, atau sontong bunga. Cumi-cumi merupakan salah satu jenis hewan laut yang banyak diminati masyarakat, terutama penggemar seafood dan chinese food. Di pasaran, cumi-cumi umumnya dijual dalam dua bentuk utama, segar dan kering asin.
            Ditinjau dari nilai gizi, cumi-cumi memiliki kandungan gizi yang luar biasa karena kandungan  proteinnya cukup tinggi, yaitu 17.9 g/100 cumi segar. Daging cumi-cumi memiliki kelebihan dibanding hasil laut lain, yaitu tidak ada tulang belakang, mudah dicerna, memiliki rasa dan aroma yang khas, serta mengandung semua jenis asam amino esensial yang diperlukan oleh tubuh dan asam amino nonesensial.
Provinsi Kepulauan Riau merupakan gerbang wisata dari mancanegara kedua setelah Pulau Bali. Jumlah wisatawan asing yang datang berkunjung mencapai 1,5 juta orang pada tahun 2005.
Objek wisata di Provinsi Kepulauan Riau antara lain adalah wisata pantai yang terletak diberbagai kabupaten dan kota. Pantai Melur, Pulau Abang, dan Pantai Nongsa di kota Batam, Pantai Pelawan di Karimun, Pantai Lagoi, Pantai Tanjung Berakit, Pantai Trikora, dan Bintan Leisure Park di Kabupaten Bintan.
Selain itu, di Tanjungpinang terdapat Pulau Penyengat sebagai pulau bersejarah karena di pulau ini terdapat masjid bersejarah dan makam-makam Raja Haji Fisabilillah dan Raja Ali Haji yang dulunya merupakan pahlawan nasional yang sering dikunjungi turis-turis.



Mengapa memilih “Sotong Kriuk”?
Sotong atau yang lebih dikenal sebagai cumi-cumi, merupakan makanan yang digemari khalayak banyak. Terutama di Tanjungpinang, karena makanan laut atau seafood di daerah Kepulauan Riau adalah segar / fresh.
Mengapa “Sotong Kriuk” berpotensi untuk dikembangkan menjadi sebuah usaha?
1.Unik: Bentuknya yang sama persis dengan sotong, menunjukkan keunikannya.
2.Lezat: Rasanya unik, asin yang pas ditambah penyedap rasa yang enak                     membuat ketagihan, ditambah juga madu yang berperan sebagai saos menambahkan rasa manis untuk konsumen.
3.Bahan baku mudah didapat: Tanjungpinang merupakan daerah dengan penghasilan terbesarnya adalah perikanan, sehingga tidak perlu ke tengah laut karena dari tepian sudah dapat, tidak perlu naik kapal ke tengah laut.
4.Kandungan gizi tinggi: cumi-cumi mengandung protein, mineral, dan macam-macam vitamin.
5.Khasiat madu yang bagus: untuk sumber energi, seefektif glukosa, penyembuh luka, sebagai antibiotik, membunuh kuman, terapi, mengobati borok, antioksidan, dan awet muda.



            Maka dari hal itu, saya yakin produk “Sotong Kriuk” layak dikembangkan dan akan menjadi produk yang sukses dipasarkan.
2. Visi dan Misi
A. Visi
Mengenalkan produk lokal kepada masyarakat lokal dan non-lokal dan memberikan kepuasan kepada konsumen atas produk yang berkualitas.
B. Misi
*      Menggunakan media promosi untuk menarik konsumen karena produk ini masih baru
*      Memproduksi produk yang bersih dan enak agar konsumen mempercayai kami.
*      Memberikan pelayanan / service yang memuaskan agar konsumen senang.
3. TUJUAN
a. Tujuan penulisan proposal
1. Sebagai syarat mengikuti Ujian Nasional
2. Sebagai upaya meningkatkan kemampuan siswa
b. Tujuan pengembangan usaha
1. Mendapatkan laba
2. Menyajikan makanan khas Tanjungpinang
3. Untuk mengembangkan usaha “Sotong Kriuk”



4. PROSES PRODUKSI
A. Alat
*      Kompor gas
*      Kuali
*      Jaring penyedok
*      Sendok masak
*      Baskom
*      Pisau kecil
*      Piring
*      Kemasan plastik
*      Staples
B. Bahan
*      Sotong 1kg
*      Minyak makan
*      Garam
*      Penyedap rasa
*      Madu
C. Proses Produksi
*      Bersihkan sotong (ambil pisau kecil potong bagian kepala, keluarkan matanya lalu keluarkan dibagian perut tinta dan kotorannya dengan dicongkel. Bersihkan kulit dengan jari dibantu kuku jari hingga bersih kalau tidak bisa belang. Seluruh proses pembersihan harus dilakukan didalam air agar bersih karena kulitnya licin)
*      Rebus sotong setelah mendidih diangkat dengan jaring penyedok
*      Panaskan minyak, masukkan sotong, setelah mengembang kecilkan api. Tunggu sampai kering secukupnya. Tidak boleh terlalu kering alias hangus dan tidak boleh kurang kering nanti seperti karet)
*      Setelah kering, angkat dengan jaring penyedok, setelah itu kuali diberi  minyak sedikit untuk menumis bawang putih setelah harum masukkan sotong kering itu dan tambahkan garam dan penyedap rasa secukupnya.
*      Lalu, angkat dan letakkan ke piring. Tunggu beberapa saat hingga tidak terlalu panas sambil membungkus madu.
*      Tuang “Sotong Kriuk” ke kemasan dan bungkus. “Sotong Kriuk” siap dikonsumsi.

5. PEMASARAN PRODUK
A. Konsep Produk
*      Unik : Bentuknya yang unik membuat orang tertarik. Karena makanan ini gurih seperti kerupuk, tetapi tidak berbentuk kerupuk biasa, bentuk “Sotong Kriuk” yaitu berbentuk sotong.
*      Lezat : Rasa “Sotong Kriuk” yang unik dan enak merupakan daya tarik utama dalam menarik konsumen. Wanginya saja sudah enak ditambah dengan madu yang berkhasiat tinggi.
*      Kandungan gizi :
*      Sotong: Selain lezat, sotong juga kaya gizi. Ada protein, mineral, dan macam-macam vitamin yaitu vitamin B1, B2, B12, niasin, asam folat, vitamin larut lemak (A, D, E, K).
*      Madu :
-          Sebagai sumber energi : Para olahragawan selalu mengkonsumsi madu untuk menambah kesehatan dan menjaga vitalitas serta agar tetap dalam kondisi puncak.
-          Sebagai penyembuh luka : Untuk mengobati hidung tersumbat, selain itu dapat juga sebagai salep untuk mengobati luka bakar dan luka akibat tusukan benda tajam.
-          Sebagai pembunuh kuman : Madu mengandung zat antibiotik yang berguna untuk mengalahkan kuman patogen penyebab penyakit infeksi.
-          Madu untuk awet muda : Ibu suri kerajaan Inggris dan Ratu Elizabeth berumur panjang dan sehat berkat menkonsumsi madu setiap pagi sebagai sarapan.




B. Konsep Target Pasar
            Suatu usaha akan berjalan lancar jika telah mengenal target pasarnya baik itu usaha besar, menengah, maupun kecil. Target pasar yang dituju:
-          Turis mancanegara
Tanjungpinang terletak didaerah geografik, dekat Malaysia dan Singapura. Sehingga banyak turis yang berkunjung ke Tanjungpinang. Turis selalu ingin membeli sesuatu yang unik dan khas dari tempat kunjungannya sehingga saya yakin bahwa mereka akan melirik produk saya.
-          High class worker / pekerja kantoran
Setelah bekerja seharian, setiap orang pasti lelah. Mereka pasti ingin memanjakan diri mereka, dan lebih membeli produk yang mengutamakan kualitas dan rasa. Produk saya adalah produk yang mengutamakan kualitas, jadi saya yakin bahwa produk saya akan menarik dan dibeli.

C. Konsep Tempat / Lokasi
            Suatu lokasi atau tempat penjualan juga akan berpengaruh terhadap lancar tidaknya suatu usaha. Jika tempatnya sepi, otomatis sedikit yang mengenal dan mengetahui produk tersebut. Lokasi yang tepat adalah lokasi dimana terdapat banyak target pasarnya. Tempat jualan saya adalah:
-          Lagoi
Saya memilih Lagoi karena Lagoi merupakan tempat wisata yang paling sering dikunjungi turis, setiap hari pasti terdapat banyak turis-turis di Lagoi.
-          Restoran
Setelah saya analisis, ternyata mayoritas pekerja kantoran sering mengadakan meeting dengan klien di tempat-tempat makan karena dipercaya akan sukses karena suasana meeting yang lebih santai. Restoran juga sering dikunjungi turis-turis baik dalam bentuk kelompok maupun tidak. Selain itu, tempatnya juga memungkinkan untuk menjual dengan harga yang cukup tinggi karena lokasi yang mendukung.
D. Konsep Merk
            Memilih nama merk produk tentu harus dipertimbangkan dengan jenis produk dan apakah konsumen dengan mudah mengingat dan tertarik untuk mecoba produk tersebut, bila mendengar nama merk dari produk itu.
            Merk yang saya pilih adalah SOTONG KRIUK, karena bahan utama saya merupakan sotong dan digoreng renyah sehingga saat digigit akan bersuara ‘KRIUK’ , selain itu namanya unik dan lucu sama halnya dengan bentuk produk saya.

E. Konsep Promosi
            Suatu kegiatan dari pelaku pemasaran / kegiatan dalam memasarkan yang dilakukan dengan cara memperkenalkan barang kepada orang-orang dan bertujuan untuk meningkatkan penjualan. Promosi yang saya pilih:
-          Personal selling
Promosi ini dilakukan dengan cara langsung menawarkan kepada turis-turis di Lagoi (saat mengantar titipan) dan memberi harga lebih murah / spesial agar terkesan eksklusif sehingga orang akan lebih tertarik untuk membeli dari  saya.
-          Pembagian brosur
Selain melakukan personal selling, saya juga akan membagi brosur kepada pekerja-pekerja dan turis, di sekitar perkantoran dan di tempat wisata selain itu saya juga akan menitipkan di restoran-restoran dan Lagoi sehingga produk saya cepat dikenal karena produk saya masih baru di kalangan masyarakat.



F. Konsep Distribusi Penjualan
            Pekerjaan penting yang harus  dilakukan dalam suatu usaha setelah produk dihasilkan adalah menyebarkannya atau menjual. Kegiatan menyerahkan dari tangan produsen ke konsumen disebut distribusi. Cara yang saya pilih:
-          Lagoi dan Restoran
Saya akan membuat surat perjanjian kerjasama dengan toko oleh – oleh di Lagoi & restaurant, untuk menitipkan barang saya di tempat mereka.
-          Delivery
Saya juga akan menerima pemesanan melalui telepon, facebook, e-mail, dan media komunikasi lainnya, tetapi dalam jumlah lebih dari 10 item. Pengiriman pesanan akan saya lakukan baik saya antar sendiri untuk dalam kota maupun dengan pos untuk luar kota.

G. Tenaga Kerja
            Tenaga kerja merupakan rekan kerja yang membantu dalam pembuatan produk. Tenaga kerja yang saya butuhkan adalah 2 orang yang mempunyai skill dan berkepribadian baik yang dapat membantu penjualan saya dalam pembuatan produk, pembuatan brosur, kreativitas, maupun dalam pengiriman.
H.  Pemilihan Metode Biaya
PT  Krenyes memilih satu  cara metode
I.         Metode proses
Cara Pembuatan keripik sukun:
1. Sotong dicuci hingga bersih
2. potong sesuai dengan ukuran bisa bentuk bulat maupun setengah lingkaran
3. Cuci irisan buah sukun hingga bersih
4. Bumbu: garam, mentega, tepung,. Ditambahkan air sebanyak 1 Liter atau sesuai kebutuhan
5. Rendam sotong tadi kedalam bumbu hingga bumbu meresap
7. Goreng sotong tadi kedalam minyak panas hingga warna kuning kecoklatan. Minyak harus benar-benar panas supaya hasil bisa garing dan renyah, dan dalam  penggorengan diusahakan sotong  terendam dalam minyak, jadi penggunaan minyak juga harus banyak.
8. Angkat dan tiriskan hingga sotong kriyuk benar-benar dingin. Siap dikemas dalam  plastik.




BAB II
PEMBAHASAN BIAYA
A.  ANGGARAN BIAYA
a)      Penetapan Harga
Rp 36.000,00
Rp   5.400,00
Rp   3.600,00
Rp   3.600,00
Rp 48.600,00
Rp 14.580,00
Rp 63.180,00
Rp 65.000,00

            Dalam melakukan penetapan harga perlu di perhatikan formula / rumus sebagai berikut :
Bahan baku utama / Main Ingredient Cost (MIC)
Upah tenaga kerja / wages (15% dari MIC)
Kemasan / packaging (10% dari MIC)
Promosi / Promotion (10% dari MIC)
Total MIC
Perkiraan keuntungan (30% dari total MIC)
Nilai Jual untuk 1 item produk =

b)     Biaya Investasi
*      Motor                                      Rp 11.000.000,00
*      Kulkas                                     Rp   2.000.000,00
*      Kompos gas                            Rp      500.000,00
*      Tabung gas                              Rp      360.000,00
*      Regulator                                Rp      300.000,00
*      Pisau kecil                               Rp       10.000,00
*      Jaring penyedok                      Rp        20.000,00
*      Sendok masak                         Rp       20.000,00
*      Baskom                                   Rp        20.000,00
*      Kuali                                       Rp      150.000,00
            Total biaya investasi              Rp 14.380.000,00
c)      Biaya Operasional
*      Bahan                                      Rp 4.000.000,00
*      Listrik                                      Rp    200.000,00
*      Air                                           Rp    100.000,00
*      Gas                                          Rp    280.000,00
*      Kemasan                                 Rp    300.000,00
*      Bensin                                     Rp    200.000,00
            Total biaya operasional        Rp 5.080.000,00
d)     Bahan
*             Sotong 1kg                                                      Rp. 37.000,00
*             Minyak makan                                                 Rp.  
*             Garam
*             Penyedap rasa
*             Madu
*             Saus Tomat dan Saus Cabe

e)      Penerimaan
     Penerimaan          = Jumlah perkiraan produk terjual per hari x Harga x 30 hari
                                 = 10 x Rp 65.000,00 x 30 hari
                                 = Rp 19.500.000,00
f)       Laba Bersih
     Laba bersih          = Penerimaan – Biaya operasional
                                 = Rp 19.500.000,00 – Rp 5.080.000,00
                                 = Rp 14.420.000,00




F. Pay Back Period (Perkiraan Balik Modal)
     Pay Back Period  =
                                 =   = 30 hari n   b



g)      METODE HARGA PROSES
Perusahaan Krenyes mengolahsecara massal melalui dua departemen produksi. Biaya yang dikeluarkan selama bulan Januari

DEPT. A
DEPT. B
Dimasukkan dalam Proses
25. Kg

Produk selesai Transfer ke Dept. B
20. Kg

Produk selesaidi transfer ke Market

13. kg
Produk dalam proses akhir
5 kg
7. kg
Biaya yang dikeluarkan JAN


BBB
36.000,00
0
BTK
9.400,00
15.000,00
BOP
5.080.000,00
5.200.000,00
Tingkat Penyelesaian PDP akhir


BBB
100%

Biaya Konversi
15%
50%

Perhitungan unit Ekuivalen
Unit Produk selesai + (Unit dalam proses x % Penyelesaian)
Dep. A
BBB           = 20 + ( 5 x 100 % )                     = 25
BTK           = 20 + ( 5 x 15 % )                       = 20,75 / 21
BOP           = 20 + ( 5 x 15 % )                       = 20,75 / 21

Dep. B
BTK           = 13 + ( 7  x 50 % )          = 16,5
BOP           = 13 + ( 7  x 50 % )          = 16,5



PT KRENYES
Laporan Biaya Produksi Dept. A Bulan Januari

Data Produksi
       Dimasukkan dalam proses                                                    25 kg
       Produk jadi transfer ke Dept. B                   20 kg
       Produk dalam proses akhir                             5 kg  
       Jumlah Produk yang dihasilkan                    25 kg
Biaya yang di Bebankan di Dept. A bulan januari
BI PRODUKSI
TOTAL BIAYA
UNIT EKUIVALEN
HP/UNIT
BBB
36.000
25
1440
BTK
9.400
20,75
453
BOP
5.080.000
20,75
248.819
Jumlah
5.125.000,00

250.712






Perhitungan Biaya
HP Produk jadi yang di transfer ke Dept. B
       13 kg x Rp. 250.712                                                             = 3.259.256

HP Produk dalam Proses akhir
BBB ( 100 % x 5 x Rp. 1440 )                = Rp. 720.000
BTK ( 15 % x 5 x Rp. 453 )                     = Rp. 33.975
BOP ( 15 % x 5 x Rp. 248.712 )              = Rp. 18.653.400
Total                                                                                             = 19.407.375
Jumlah niaya Produksi Dept. A Januari                                       = 22.666.631



PT KRENYES
LAPORAN BIAYA PRODUKSI DEPT. B BULAN JANUARI

Data Produksi
Diterima dari dept. A                                           20 kg
Produk jadi ditransfer ke market             13 kg
Produk dalam proses akhir                         7 kg
Jumlah Produk yang dihasilkan                           20 kg


Biaya Komulatif yang dibebankan di Dept. B bulan Januari
BI PRODUKSI
TOTAL BIAYA
UNIT EKUIVALEN
HP/UNIT
HP Dari dept. A
3.259.256
20
169..963
biaya yang di bebankan dept. B



BTK
15.000,00
21
714
BOP
5.200.000,00
21
247.619
Jumlah tambahan
5.215.000,00

248.333
Total biaya Komulatif Dept. B
8.474.256

418.296

Perhitungan biaya yang di transfer ke Dept. B
            13 kg x Rp. 418.296                                       Rp. 5.437.848
HP produk dalam proses akhir
HP. Dari Dept. A (7 x 250.712)         1.754.984
Biaya tambahan dari Dept. B
BTK                (50% x 7 x 714 )         249.900
BOP                (50% x 7 x 247.619 )  86.666.650
                                                                                    Rp. 86. 916.550
                                                                                    Rp. 92.354.398
JURNAL DI DEPT. A
1.      Pencatatan pemakaian Bahan Baku
BDP-BBB Dept. A                            36.000,00
      Persediaan Bahan Baku                                       36.000,00
2.      Pencatatan BTK
BDP-BTK Dept. A                            9.400,00
       Gaji dan Upah                                                     9.400,00
3.      Pencatatan BOP
BDP-BOP Dept. A                            5.080.000,00
       Berbagai Rek yang di Kredit                              5.080.000,00
4.      Mencatat Produk selesai di transfer ke Dept B
BDP-BBB Dept. B
       BDP-BBB Dept. A                    
       BDP-BTK Dept. A
       BDP-BOP Dept. A
5.      Mencatat Barang Dalam Proses Akhir
Persed. PDP Akhir  Dept. A
       BDP-BBB Dept. A                    
       BDP-BTK Dept. A
       BDP-BOP Dept. A
JURNAL DI Dept. B
1.         Mencatat Penerimaan Produk dari Dept. A
       BDP-BBB Dept. B
             BDP-BBB Dept. A                   
            BDP-BTK Dept. A
            BDP-BOP Dept. A
2.         Pencatat BTK
       BOP-BTK Dept. B
            Gaji dan Upah
3.      Pencatatan BOP
BDP-BOP
    Berbagai rek yang dikredit


4.      Mencatat Produk selesai di transfer ke gudang
Persediaan Produk jadi
             BDP-BBB Dept. B                    
            BDP-BTK Dept. B
            BDP-BOP Dept. B
5.      Mencatat Barang Dalam Proses Akhir






BAB III
PENUTUP
     a. Kesimpulan
          Dari proposal ini, dapat disimpulkan bahwa:
1. “Sotong Kriuk” merupakan produk baru di kalangan masyarakat, maka akan menarik keinginan konsumen untuk membeli.
2. Usaha “Sotong Kriuk” layak dikembangkan.
3. Usaha makanan berpeluang untung yang besar.
     b. Saran
          Dari proposal ini, dapat disampaikan beberapa saran sebagai berikut:
1. Setiap usaha pasti ada resikonya, tetapi setiap resiko pasti ada solusinya.
2. Kualitas adalah hal terpenting dalam membuka usaha, tetapi tanpa pelayanan yang baik, sebaik apapun produknya akan terlihat buruk. Maka dalam membuka usaha, kualitas produk dan pelayanan yang baik harus ada.




DAFTAR PUSTAKA

alissashoppantura.blogspot.com

www.majalah.com/?classified:menjual-telur-sotong